magnet2_YOUTHCARE

YOUTHCAREINTERNATIONAL.COM ,- Saat SD dulu, guru saya pernah mengenalkan tentang magnet, atau sebutan lainnya besi berani.
Ya, besi yang berani. Bukan sekedar besi biasa, tapi besi yang berani. Besi yang bisa menarik besi lain dan menempelkannya erat.  Cukup kagum saat melihat sang guru memegang magnet tersebut, benda berat itu, yang kemudian menarik paku-paku kecil dan menempel padanya, cukup kuat.

Magnet kawan,
benda hitam dengan kemampuan luar biasa,
bisa menarik besi,
dan melekatkannya erat

Magnet kawan,
dengan salah satu sifatnya,
bisa menginduksi besi lain,
dan kemudian merubahnya memiliki sifat yang sama,
memiliki daya tarik yang kuat,
dan kemudian menjadi sama…besi berani,

Dan besi yang telah menjadi magnet tersebut,
akan menarik besi lain,
menempelkan dengan kuat,
menginduksi,
dan menjadikannya magnet,

Dan seterusnya besi baru itu,
yang telah terinduksi,
akan memiliki sifat sama,
menarik besi lain,
kemudian menginduksi,
dan menjadikan besi baru berikutnya menjadi magnet,
memiliki sifat yang sama, menarik,,,dan menginduksi,

magnet kawan,
benda hitam yang menarik,
yang telah dipelajari,
dan banyak dimanipulasi,
dimanfaatkan sifatnya,
Menariknya itu,
untuk banyak kemanfaataan,
untuk manusia…seperti kita.

Kawan,
lantas apa hubungannya dengan Pemuda?

Magnet kawan,
seperti magnet,
maka demikian sang Pemuda,
dia harus memiliki kekuatan,
kekuatan untuk menarik,
lalu menginduksi,
membuat besi memiliki kemampuan sama…menarik,

Magnet kawan,
semakin kuat daya tariknya,
maka kemampuan menginduksinya juga akan kian kuat,
dan akan menghasilkan besi berani yang kuat pula,

Kawan,
seperti magnet tadi,
saat magnet memiliki kekuatan penuh dan dasyat,
maka daya tariknya juga dahsyat,
dan daya induksinya juga dahsyat,
sehingga melahirkan kader Pemuda yang dahsyat.

Kawan,
mari belajar dari magnet,
untuk menjadi magnet kualitas tinggi,
magnet yang memiliki kekuatan besar,
untuk kemudian memiliki kemampuan menarik besar,
dan kemudian juga menginduksi besar,

Kawan,
ada dua cara agar kita bisa menjadi magnet hebat,
yang memiliki kemampuan menarik dan menginduksi hebat juga,

Pertama,
kita harus menjadi magnet yang hebat,
memiliki sifat dasar yang hebat,
caranya dengan meminta kekuatan itu pada sumber kekuatan,
dialah Allah Rabb kita,

Kawan,
seorang Pemuda hendaklah demikian,
menjaga hubungan seeratnya dengan Rabbnya,
agar Dia memberikan kita kekuatan yang penuh,
kekuatan dahsyat untuk menarik dan menginduksi,

Kawan,
ada sebuah analogi,
seperti aliran air,
aliran air diatas tumpukan piramida gelas,
saat air mengalir ke gelas paling atas, maka gelas akan luber dan mengisi penuh gelas di bawahnya,
dan seterusnya ke bawah,

Kawan,
saat hubungan kita dengan Rabb semakin dekat,
maka Inspirasi itu akan terpancar dimanapun berada

Kawan,
menjadi magnet juga terkait kapasitas,
terkait ilmu kita
wawasan kita
pemahaman kita akan kehidupan ini

Kawan,
yang kedua,
jika kita belum menjadi magnet,
maka kita harus menginduksi diri,
menempel pada magnet kuat,
lalu menyerap kemampuan menariknya,
menyerap kemampuan magnetisnya,

Kawan,
dalam hal induksi magnet,
semakin besar jarak antara magnet dan benda yang diinduksi,
akan semakin lemah kekuatan menginduksi,
demikian juga kehidupan ini,
semakin jauh kita dari Sang Pencipta,
semakin lemah pula kekuatan ruhiyah kita,
juga semakin jauh kita dari sahabat yang positif dan orang shaleh,
akan semakin lemah kita untuk mewarisi sifat mereka,

Magnet Seorang Pemuda,
semoga kita bisa banyak belajar darinya,
semoga kita bisa memperdekat jarak dengan Allah,
semoga kita bisa menjaga hubungan dekat dengan orang-orang shaleh,
untuk kemudian menginduksi diri,
melejit lebih tinggi,
memiliki kapasitas lebih pantas.

untuk kemudian menginduksi yang lain,
menarik besi-besi dan merubahnya bersifat magnet,
yang akan menarik lagi,
dan lagi, dan lagi…
dan akan makin banyak magnet,
yang menarik pada kebaikan,
dan mewariskan sifat kebaikan,
pada generasi negeri…

menjadi pemimpin
yang tak hanya menarik pengikut,
tapi menginduksi pengikut menjadi sepertinya,
memimpin untuk mengupgrade,
menduplikasi diri,

Sehingga seoranng Pemuda, bisa mencetak pemuda hebat lainnya..
Untuk terus berkarya,
berkontribusi,
dan menginspirasi…

(nan)

#Refleksi SumpahPemuda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *