do it now !

Tak tik tak tik tak tik, suara ketikan itu memecahkan suasana di dalam warung internet. Malam itu ahmad berada di salah satu warnet dekat dengan kampusnya. Ia ingin mencari referensi untuk tugas dikampusnya karna ia baru mengerjakan setengah dari tugas itu. Tangan ia tak hentinya men-search artikel atau kata-kata yang bisa di sinkronkan dengan apa yang ia telah kerjakan. Disela-sela searching google ia juga membuka facebook dan twitternya. Bersamaan  itu juga banyak anak-anak yang masuk bermain game dengan gaduhnya. Rupanya memang mereka telah biasa membuat gaduh suara di tempat ini.

50 menit dan hampir 1 jam  ia mencari pelengkap dari tugasnya itu, masih belum ada yang bisa di sinkronkan dengan apa yang telah ia tulis sebagian tugasnya. Pikiran ia mulai jenuh, dan pada akhirnya ia memutuskan hanya bermain facebook dan twitternya. Ia membuka akun facebook dan twitternya. Ia melihat twitter terlebih dahulu, ia me-reply sahabatnya yang mention, meretweet kultwit dan kata-kata positif. Lalu bergantian ia membuka laman facebooknya, sangat banyak pemberitahuan di berandanya, ia menatap satu-satu yang masuk dalam beranda facebooknya. Ternyata hanya banyak yang mengupload foto-foto albumnya dan mungkin status yang kurang jelas. ia masih fokus dengan berandanya, ia telusuri dari halaman atas sampai jauh dibawah.

Tiba-tiba ia berhenti sejenak melihat satu postingan dari salah satu teman yang belum dikenal. Ia penasaran dan ingin melihat isi dari postingan itu, karna dia mempost dengan gambar dan cerita, “klik-klik” suara mouse membuka postingan ia tersebut.

Mata ia langsung tertuju dan focus ke satu cerita yang di post oleh teman yang belum ia kenal di facebook tersebut. Mata ia memperhatikan betul huruf dan kalimat-kalimat yang tertulis didalamnya, ia menelusuri dan membaca dengan perlahan lirih nyaris tanpa terdengar suara. Disini ia menemukan suatu inspirasi dari kisah cerita teman yang belum ia kenal itu, meskipun itu mungkin hanya cerita karangannya atau sebuah dongeng pengantar tidur yang tak jelas asal usulnya.

Cerita postingan tersebut ia bagikan ke halaman berandanya sendiri. Dengan maksud ingin berbagi dan menginspirasi satu sama lain. Isinya adalah tentang sebuah kontes perlombaan lompat maraton antara 100 ekor katak bangkok. Ternyata tingkat kesulitannya adalah mencapai garis finish di ujung bukit tertinggi yang belum ada satupun katak mencapainya. Semua katak pun bersiap-siap membuat ancang-ancang dengan rasa optimis masing-masing dapat mencapai ujung bukit tersebut.

Satu,,dua,,Dooorr,,,

Tanda suara bermulainya start pelarian katak-katak tersebut. Dengan saling susul menyusul, bahu membahu, sikut menyikut, akhirnya 15 meter pertama ada 20 ekor katak yang jatuh dan tidak bisa melanjutkan lombanya. 80 lainnya pun sudah mendekati kaki bukit untuk bergegas memanjatnya dan sampai di garis finish. Ternyata banyak katak yang memakai cara curang untuk memanjat bukit tersebut, dari mulai memakai tali dengan jangkar tebing dan melemparnya ke atas, ada juga yang melewati tangga bukit yang keluar dari batas area perlombaan.

Setelah mencapai ½ perlombaan akhirnya katak yang memakai cara curang berguguran satu persatu, sehingga tinggal 15 peserta katak yang masih dalam area lomba untuk saling memperebutkan juaranya. Dan pada akhirnya tersisa 3 katak yang masih bertahan menjemput kemenangan, teman-temannya yang telah gugur berteriak lantang bersama, TIDAK ADA, GAK PERNAH ADA YANG MAMPU MENCAPAI UJUNG BUKIT ITU, serta teriakan-teriakan lainnya. Pada akhirnya hanya ada satu katak yang mampu dan merebut garis finish perlombaan itu.

Ternyata setelah katak itu turun kembali dari bukit, teman-teman mendapati katak yang menjadi pemenang itu adalah seekor katak yang tuli tidak bisa mendengar apapun. Seluruh katak-katak tadi yang meneriakkannya hanya bisa diam seribu bahasa.

Disini kunci pesan yang dapat diambil ialah:

 “Jangan pernah kita hiraukan siapapun orang yang tak pernah berkontribusi dalam hidup kita, karna itu hanya mengganggu konsentrasi kita dalam meraih mimpi Serta BERLAKU TULILAH seolah tak pernah mendengar kata-kata negatif dari mereka”.

Alangkah baiknya memikirkan kata-kata bertuah, nasihat-nasihat yang baik karena segala sesuatu yang kamu dengar dan yang kamu baca bisa mempengaruhi perilakumu. Oleh karena itu tetaplah positif terhadap sesuatu dan hal yang terpenting adalah berlaku ‘tulilah’ jika orang berkata kepadamu bahwa kamu tidak bisa menggapai cita-cita.

katak tuli hebat

Dan katakanlah I CAN DO IT!

keep fight, never ever give up !

Semoga bermanfaat dan dapat memberikan kebaikan 🙂

Mustaqim Akmal~

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *