have you ever feel so empty?

 

have you ever feel so empty?

have you ever feel so empty?

Kau pernah merasa hampa?

Terperangkap dalam balutan kesepian.
Terjerat oleh ketidakpastian dengan begitu banyak keraguan.

Aku rasa terkadang hampa datang saat bersendirian.
Nyatanya tidak begitu.
Aku merasakan kehampaan itu tetap menyelimuti saat ramai di sekeliling.

Kenapa begitu hampa?
Aku mencari-cari jawaban atas kehampaan.
Kemana kan ku dapatkan ketenangan?

Ada yang bilang, „kau ikut saja pengajian!“ atau „kau mengaji saja setiap hari!“.
Ya, semua saran ku ikuti.
Di sekolah, aku adalah seksi sibuk untuk ROHIS.
Saat kuliah, aku pergi ke banyak acara komunitas yang mungkin.

Tapi, kenapa aku tetap merasa hampa?
Apa karena kecintaanku yang kurangpadaNYA?
Apa karena aku kurang giat melakukannya ?
Apa yang salah?
Aku tetap merasa hampa
Aku belum tahu jawabannya

Ya.. kehampaan itu terasa terus menyelimutiku
Saat kuturuti semua sesuai aturan hidup

Lalu aku mulai berontak,
Menanyakan kepastian dimana tempat untuk ku temukan ketenangan?
***
Akhirnya aku menemukan YOUTHCARE. Beberapa bilang resonansi cintalah yang membuat aku bergabung. Bersama YOUTHCARE, pikiran dan hatiku terbuka luas. Akhirnya kutemukan sebab kehampaan itu, kutemukan jawaban pertanyaan hidupku.Ya, jawabannya sederhana. Kehampaan terjadi karena aku sendiri yang membuat diriku merasa hampa. Di YOUTHCARE, aku diberikan kunci menuju pintu ketenangan. Ya, ketenangan yang kuciptakan sendiri.
Kau tau kenapa bisa aku sendiri yang membuat hidupku hampa?
Jawabannya mudah, semuanya karena aku tidak percaya. Aku tidak percaya dan tidak mempercayakan hidup padaNya. Hal ini membuktikan betapa kerdilnya aku, betapa buruknya pikiran dan imanku. Selama ini perjuanganku menjadi aktivis, mengaji, beribadah dan menghafal qur’an belum sepenuhnya karenaNya. Aku hanya sekedar memenuhi tanggung jawab tanpa membubuhkan cinta padaNya.
Astaghfirullah ya Rabb. Maafkan aku, Tuhan
Selamat tinggal HAMPA, sudah kutemukan KETENANGAN. Ketenangan yang membawa kejernihan pikiran. Yang membuatku percaya untuk terus membangun keimanan, jiwa kepemiminan dan harapan. Ketenangan yang akan terus menyelimuti dan membakar semangatku.
Selamat tinggal HAMPA. Visiku, misiku dan passion ku telah ku temukan bersama YOUTHCARE. Aku telah disadarkan dalam tidur panjangku selama 21 tahun. Aku yang sekarang sudah mampu bermimpi setinggi-tingginya, bekerja dan beribadah segiat-giatnya. Aku yang sekarang sudah meyakini, bahwa Ia meridhoi setiap langkahku, memberi keberkahan dalam semua mimpiku.

Written by: Ana Mukhlishoh

Edited by: Azmi Hoffmann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *