“Semua…!!! Lari..!!!

Hutan pun menjadi riuh. Semua berdesak-desakkan, saling menyingkirkan. Semua panik. Api telah melahap satu per satu rumah mereka. Tempat tinggal dimana mereka bercengkrama dengan keluarga..

“Ayah… Tunggguu…!!!”, panggil seekor monyet.

Ayahnya sudah jauh meninggalkan. Kebakaran hutan itu membuat mereka terpisah dengan yang dicintainya..

Monyet itu terus berlari…

Tiba-tiba, ia melihat seekor burung kecil, terbang kesana-kemari..

Ia terlihat terbang keluar masuk hutan. Terus terbang. Tanpa memikirkan hewan yang ada di bawahnya..

“Hai, burung..!! Kamu mau kemana? Kenapa kembali? Ayo kita pergi! Rumah kita terbakar.. Sangat berbahaya jika kamu kembali..”

Burung tersebut menghampiri sang monyet.

“Aku sedang mengambil air untuk memadamkan hutan kita.”, jawab burung tegas

“Eh? Buat apa? Tubuhmu yang kecil itu mana mungkin bisa memadamkan api di hutan. Sudahlah, kita pergi saja. Kita cari hutan lain.”, ajak monyet

“Biarlah aku melakukan apa yang bisa ku lakukan.. Pun jika aku mati, aku bisa menjawab pertanyaan Tuhan kelak, aku bisa mengatakan pada Dia bahwa aku sudah berusaha semaksimal ku untuk memadamkan api. Aku tidak lari, Tapi aku mencoba untuk menyelamatkan hutan.”, jawab sang burung.

Matanya berkaca-kaca.

Monyetpun tertegun.

“Okelah, kalau gitu aku temani kamu. Aku juga takut kalau aku nanti ditanya Tuhan dan ternyata aku hanya bisa lari. Aku bantu kamu deh..”,

Monyet dan burungpun saling membantu memadamkan api.

Sekumpulan gajah terheran menyaksikan tingkah dua makhluk itu.

“Hei, kalian sedang apa?” tanya seekor gajah

“Kami sedang memadamkan api.” jawab sang monyet sambil berlari membawa air.

Gajah saling memandang satu sama lain. Melihat itu, hati mereka terpanggil. Dan mereka pun turut membantu.

Gajah dengan belalainya yang panjang, menyemprotkan air ke hutan. Silih berganti, kumpulan makhluk itu berusaha untuk memadamkan api.

Tak ayal, hewan lain pun turut membantu.

“Semua hewan..Cepat ambil air dan kembali padamkan api…!!!!” Sang Raja hutan pun tak mau kalah membantu.

Dia mengerahkan semua rakyatnya untuk memadamkan.

Semua, kawan..

Hingga, akhirnya, kebakaranpun padam.

“Hhhhh… Ternyata…”

Nafas mereka tersengal-sengal.

Ternyata, rumah mereka masih bisa diselamatkan.

“Puji Tuhan… Terimakasih telah menyelamatkan rumah kami..”

Makhluk-makhluk itu tersenyum lebar..

Keringat mereka masih bercucuran..

“Ternyata….”

Dan merekapun masih saling berpandangan…

Ternyata, api yang sudah melahap hutan tempat mereka tinggal bisa dipadamkan.

Haru bercampur heran..

Awalnya mereka tak percaya..

Semua berlari..

Kabur dari sarangnya..

Dan ternyata..

Berkat seekor burung kecil..

Yang terus menerus berusaha..

Pun mereka sempat menganggap sia-sia..

Tetapi akhirnya..

Sang burung pun membuktikan..

“Small thing, but doing sincerelly..”

Semua ternyata bisa teratasi..

“Karena setiap masalah pasti ada solusi..”

****

 

Terinspirasi dari kisah sang burung kecil, YOUTHCARE pun hadir. Mencoba untuk menjadi bagian untuk memberikan solusi atas bangsa ini. Bangsa yang sangat hebat dengan berbagai potensi pemudanya. Ya, dari pemuda kami yakin kebangkitan itu akan hadir.

Dari pemuda, yang memiliki kekuatan yang penuh, semangat yang hebat, dan kemampuan yang luar biasa, dimana mereka akan menjadi pemberi solusi atas segala masalah di negeri ini.

Banyak orang yang hanya membicarakan masalah, masalah, dan masalah, lalu kabur..

Lalu, siapa yang akan memperbaiki negeri ini?

Mari kita berhenti sejenak, kita atur strategi, rapatkan barisan, untuk kembali..

Kita padamkan api yang telah membakar..

Kita bersama menjadi solusi..

Dengan banyak prestasi..

dan Berkontribusi untuk negara..

Dan untuk dunia..

 

“We believe.. The better world will come.. Begin from YOUTH…  And someday all people see.. that WE CAN do TOGETHER…”

 

Salam Pemuda!

2 thoughts on “Latar Belakang

  1. Luar biasa, harus ada pemuda -pemuda yang peduli terhadap generasi bangsa ini. Mengeluuh bukan solusi yang terbaik. ada banyak orang mengaku dirinya hebat, tapi kehebatannnya hanya baru untuk dirinya, bukankah orang yang dikatakan hebat ketika dia juga mampu menghebatkan orang lain. Semoga Yout Chare mampu menjadi teladan bagi generasi muda yang lainnya. Percayalah bahwa cara mendidik terbaik adalah dengan keteladanan.

Comments are closed.